Ganjar Minta Implementasi Pancasila Diamalkan di Setiap Sektor Pelayanan Publik | Capres Rakyat

header ads header ads
header ads header ads


Foto: Ganjar Pranowo saat menghadiri peluncuran Unit Pelayanan Publik Pancasilais, di Lantai V Gedung B kantor Pemprov Jateng/GEMINI CLUB SULTRA.


SEMARANG, GEMINI CLUB SULTRA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Pancasila bisa diimplementasikan dalam pelayanan publik. Contohnya, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.


Hal itu disampaikan Ganjar usai menghadiri peluncuran Unit Pelayanan Publik Pancasilais, di Lantai V Gedung B kantor Pemprov Jateng, Senin (19/6/2023). Acara tersebut diikuti Ombudsman RI, Pattiro Semarang hingga Kadin Jawa Tengah.


“Kalau mau bicara nilai-nilai pancasila dalam konteks layanan publik, saya minta agar semua pengamalannya pada sektornya,” kata Ganjar di lokasi.


Dalam konteks layanan publik, kata Ganjar, pemerintah mesti bekerja dengan cara-cara humanis. Ganjar menekankan cara kerja tersebut mesti dilakukan secara konkret kepada seluruh masyarakat.


“Humanis itu tidak bentak-bentak dan sebagainya. Kita betul-betul concern bahwa regulasinya seperti apa dan pelaksanaannya harus sesuai,” tutur Ganjar.


Lebih jauh, Ganjar mengatakan seluruh dinas harus memperhatikan segala kondisi masyarakat yang membutuhkan layanan. Misalnya, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan sebagainya.


Di samping itu, Ganjar menekankan layanan publik yang pancasilais diterapkan dengan komitmen mudah, murah, cepat. Kemudian, kata Ganjar, layanan masyarakat mutlak harus berintegritas. 


“Ini mesti ditunjukkan dalam bentuk layanan yang konkret. Biasanya izin-izin usaha. Maka di dinas, DPMPTSP umpama, tidak boleh lama, tidak boleh berbelit, tidak boleh ada pungli (pungutan liar), (pancasilais) diwujudkan. Ini yang paling konkret,” kata Ganjar.


Lewat pelayanan publik yang pancasilais, Ganjar meminta agar perwujudan reformasi birokrasi betul-betul dilaksanakan. Ganjar berharap, seluruh masyarakat Jateng mendapatkan layanan terbaik dari dinas Provinsi Jateng.


“Ketika itu birokrasi terlalu rumit, mudahkan. Dan itu bisa dengan dua cara, sistemnya diubah, pakai alat, yang kedua regulasinya diubah, sehingga semua kemudahan akan bisa diberikan,” pungkasnya.


Sebelumnya, komitmen Ganjar menerapkan layanan publik terbaik berbuah manis. Tiga dinas di lingkup Pemprov Jateng dinobatkan sebagai unit pelayanan publik yang memperoleh predikat prima dari KemenPAN-RB, di antaranya RSUD Tugurejo, DPMPTSP, dan Bappenda UUPD Kabupaten Semarang.***


Sumber: Team Media GEMINI CLUB.

Post a Comment

Silahkan komentar dengan objektif, Komentar anda adalah masukkan bagi kami !!!

Lebih baru Lebih lama